BANTAENG | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bantaeng menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyerahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Bantaeng Tahun 2019. Sidang paripurna kali ini dilaksanakan secara virtual di Ruang Sidang Gedung DPRD, Kamis Pagi.

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DRPD Bantaeng, Hamsyah Ahmad dan dihadiri langsung oleh Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin, Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin, Sekretaris Daerah, Abdul Wahab, serta 18 anggota DPRD

Penyampaian LKPJ Tahun 2019 ini pada prinsipnya sebagai bentuk akuntabilitas atas penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah baik yang bersifat desentralisasi, maupun tugas pembantuan serta tugas umum lainnya dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan dalam 1 (satu) tahun anggaran.

Pada kesempatan itu, Ilham Azikin melaporkan bahwa dari sisi pengelolaan keuangan daerah secara umum pada bagian Pendapatan Tahun Anggaran 2019. Dalam laporannya, realisasi pendapatan daerah Kab. Bantaeng sebesar Rp. 940,97 Miliar atau 87,00% dari target. Jumlah ini naik sebesar Rp101,14 Miliar atau 10,75% dari Tahun Anggaran 2018.

Pada bagian belanja langsung tahun 2019 dianggarkan sebesar Rp. 594,54 M dengan realisasi sebesar Rp. 444,65 M atau terealisasi sebesar 74,79%. Item ini terdiri dari Belanja Pegawai dianggarkan sebesar Rp. 38,15 M dapat direalisasikan sebesar Rp. 3,21 M atau 8,43%.

Dia juga menyampaikan laju pertumbuhan ekonomi Bantaeng tahun 2019 yang merupakan syarat utama atau indikator keberhasilan pembangunan suatu daerah. Yang mana berdasarkan hasil rilis Badan Pusat Statistik Kab. Bantaeng, untuk capaian Makro Ekononi tahun 2019, dimana laju pertumbuhan ekonomi Kab. Bantaeng meningkat dari 8,08% pada tahun 2018 menjadi 10,75% pada tahun 2019. “Laju pertumbuhan ini merupakan capaian tertinggi yang pernah diraih Kab. Bantaeng. Angka ini sekaligus menempatkan Kab. Bantaeng sebagai kabupaten yang paLing tinggi pertumbuhan ekonominya di Sulsel”, ujar Bupati.

Angka PDRB Bantaeng juga mengalami peningkatan dari Rp7,7 T menjadi Rp8,7 T pada tahun 2019. Income perkapita penduduk meningkat dari 41,61 juta rupiah pada tahun 2018 menjadi 46,80 juta rupiah pada tahun 2019, angka kemiskinan mengalami penurunan dari 9,23% tahun 2018 menjadi 9,03% pada tahun 2019.

“Menapaki berbagai peristiwa dan kegiatan di tahun 2019 lalu, tidak terlepas dari dukungan maksimal segenap anggota dewan yang terhormat, yang bersinergi dengan eksekutif dan segenap masyarakat untuk kesuksesan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di Kab. Bantaeng”, kata Bupati. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here