Makassar | Ketua Umumu MUI (Majelis Ulama Indonesia) Sulawesi Selatan Prof Dr KH Najamuddin menerima Pembina Wilayah Sulsel, Datasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror (AT) Polri, Muhammad Iqbal Hakim. Pertemuan itu membahas terorisme atau berbagai ancaman tindakan tindakan radikal pemahaman dalam memahami agama di Gedung Universitas Islam Indonesia, jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, pada Rabu (24/11).

Najamuddin Tegaskan MUI mitra pemerintah dan NKRI itu harga mati. Terutama dalam kemanan negara kami mendukung upaya upaya Densus 88 melakukan pembinaan terhadap paham terorisme utnuk menjadai hidup damai.

” Kalau MUI itu, dalam syiarnya , Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian, kasih sayang, agar sesama umat manusia saling memanusiakan antara sesama dan saling menghormati ,” kata Najamuddin, dalam keterangannya saat ditemui oleh rekan-rekan awak media.

‘ Kita mendukung upaya upaya Densus 88 dalam menanggulangi tindak pidana terorisme, karena islam itu adalah agama yang Damai,’ ujarnya.

Dia menambahkan, setiap dalam kesempatan dia menyampaikan ke masyarakat dan mahasisiwa kita harus pahami agama dan dimengerti.

‘ Tindakan terorisme, jangan diikuti supaya negara kita aman, dan kalau ada iming iming kita diberi kunci syurga secara gratis dengan kita melakukan tindakan secara radikal atau terorisme itu pemahaman yang salah,’ imbaunya.

Sementara itu, Densus 88 Muahammad Iqbal Hakim mengatakan orang tua kami di MUI selalu berharap mendukung kami dilapangan dalam penegakan hukum terhadap terorisme, terutama khusnya di wilayah Sulawei Selatan.

‘ Selalu meminta dukungan terhadap orang tua kami di MUI,” kata Iqbal

” Terhadap kedua binaan mantan Eks. Napiter Abdul Qodir, Ustadz Muchtar Dg Lau yang telah mengakui kesalahannya dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya,” bebernya.

Dengan hal ini, dilakukan pembinaan dan diminta dukungan beberapa stekholder, khsusnya pemerintah setempat memberikan bantuan pekerjaan sehingga nantinya memiliki kesibukan.

Dia katakan, sesuai arahan pimpinan menerapkan pembinaan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. Dan mereka tidak mengulangi perbuatannya. (Bs)

Polrestabes makassar Kecamatan Makassar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here