Luwu Timur | Sungguh malang yang dialami dua tenaga kerja kontrak (TKK) atau honorer di lingkungan Pemerintah Daerah ( Pemda) Luwu Timur, di SD 281 SP2  Mahalona, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, diberhentikan tiba-tiba. padahal mereka telah mengabdi selama bertahun-tahun, untuk mencerdaskan anak  bangsa.

Dua orang tenaga honorer tersebut diantaranya Marselina, S.Pd dan Hasnah S.Sp, dan salah satunya telah mengabdi sebelas (11) tahun. Pemberhentian itu melalui kepala sekolah tanpa ada alasan, sehingga hal itu menjadi tanda tanya.

” Kenapa tiba-tiba, saya diberhentikan? tanpa ada alasan. Padahal saya keaktifan absensi aktif bisa dicek ji, kinerja saya bisa diuji ,” bebernya Hasna (38) dengan nada kecewa kepada awak media, Kamis, 16 September 2021.

” Jawaban kepala sekolah ‘ ini perintah atasan’ dan saya pun tidak diberi ruang untuk bertanya, ” tuturnya.

Menanggapi  hal tersebut , Kepala Dinas ( Kadis) Pendidikan Kabupaten Luwu Timur,  La Besse menyampaikan bahwa tidak ada pemutusan kerja tenaga honorer melainkan masa kontraknya telah berakhir.

” Tenaga Honorer itu, hanya di kontrak, biar dua puluh (20) tahun dia hanya sementara (guru honorer) walau mereka sudah lama atau tidak” paparnya

Dia mengatakan kalau PNS atau PPPK yang masuk apa yang mau dia lakukan dan apa yang mau di kerjakan kalau  sudah ada aslinya.


“saya analogikan, sekolah itu, seperti ibaratkan bus yang di dalamnya ada kursi. Umpamanya  20 kalau sudah ada PNS atau PPPK apa mau di kerjakan mereka ( guru honorer) ,” tandasnya.

Esitor: Basri Y

Gadai peduli Polrestabes makassar Kecamatan Makassar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here