Makassar – Tetap berprestasi di masa pandemi tentu jadi tantangan baru bagi mahasiswa.

Seperti yang disampaikan Riska Astuti Sahran, mahasiswa Universitas Mega Rezki Makassar.

Riska merupakan salah satu mahasiswa yang lulus grand final pemilihan Duta Kampus Sulsel.

Awal mula masuknya pandemi covid-19 di Indonesia, apalagi saat diumumkannya kegiatan perkuliahan di hentikan, ia merasa bingung soal nasib pendidikannya. 

Namun seiring berjalannya waktu, inovasi-inovasi hadir untuk mewadahi masyarakat agar bisa menjalankan rutinitas.

Para mahasiswa pun memanfaatkan kesempatan itu agar tidak tertinggal dan tetap bisa berprestasi, termasuk Riska.

“Dari segi pelaksanaan tentu esensi dari kegiatannya sangat jauh berbeda. Tetapi kembali lagi bagaimana kita mampu membangkitkan diri agar bisa tetap melakukan kegiatan positif di masa pandemi,” ujarnya.

Mahasiswa asal Jeneponto ini mengaku aktif mencari informasi di internet tentang kegiatan-kegiatan kemahasiswaan.

Misalnya, pada tahun 2020 lalu ia ikut dalam kegiatan Indonesia Youth Icon yang digelar virtual.

Indonesia Youth Icon merupakan ajang bergengsi tiap tahunnya yang dilaksanakan oleh Yayasan Bangga Jadi Indonesia.

Disini kita dipertemukan dengan saudara Se-Nusantara berasal dari 34 Provinsi se-Indonesia,” jelasnya.

Kegiatannya berlangsung pada 1-15 Oktober 2020 lalu. Dengan berbagai rangkaian kegiatan seperti pelatihan kebangsaan merah putih.

“Hingga di acara puncak pada tanggal 28 Oktober 2020 bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda , dirangkaikan dengan pengumuman juara,” ulasnya.

Sukurnya, mahasiswa angkatan 2016 ini didaulat sebagai Runner Up 1 Indonesia Youth Icon 2020.

Juga diamanahkan menjadi Wakil Presiden 1 Indonesia Youth Icon 2020 Angkatan VI.

Saat ini, mahasiswa Jurusan Farmasi Univeristas Mega Rezki ini sedang menunggu pengumuman grand final Duta Kampus Sulsel.

Ia telah mengikuti segala prosesnya mulai dari wawancara online, tes tertulis dan wawancara langsung.

Pengumpulan video profil kampus dan juga penampilan bakat sudah diberikan secara maksimal di lomba ini.

Baginya, berkontribusi dalam ajang ini bisa memberi pengalaman berharga.

“Selain mendapat ilmu yang tidak didapat di bangku perkuliahan, tentu banyak relasi dari kampus-kampus lain, dan mampu mengoptimalkan kembali tentang pentingnya manajemen waktu,” paparnya.


Mahasiswa Universitas Mega Rezki Makassar, Riska Astuti Sahran 

Ia berpesan, agar mahasiswa lainnya juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan penambahan wawasan dan pengalaman.

“Tetap melakukan research, dan terus berbenah diri karena pandemi tidak akan menghalangi orang-orang yang ingin terus dan tetap berkarya. Tetap produktif dimasa yang tidak kondusif,” pesannya. (*)

Nama : Riska Astuti Sahran
TTL : Jeneponto, 20 Mei 1998
Alamat : Perumahan Amaliah Residence Mutiara 77 Blok F/5, Kec. Pallangga, Kab. Gowa
Angkatan : 2016
Jurusan : Farmasi
Hobi : Badminton, dan Puisi
Cita” : Apoteker
Anak ke : 3 dari 2 bersaudara

Gadai peduli Polrestabes makassar Kecamatan Makassar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here