Pasangkayu-Mantan anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu, Ikram Ibrahim lakukan permohonan maaf terhadap Lembaga Gerakan Pemuda Ansor (LGPA) dan Banser terkait postingannya di Sosial Media (Facebook) beberapa waktu lalu, berupa ujaran kebencian dan berita bohong.

Pengurus Wilayah Pemuda Ansor Pasangkayu, Jainuri menyampaikan, kami melaporkan postingan terkait ujaran kebencian serta berita bohong ke pihak berwajib dan setelah itu ada komunikasi secara kekeluargaan dari saudara Ikram Ibrahim untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

“Atas keseriusannya untuk tidak mengulangi kesalahannya, kami ajukan beberapa poin termasuk salahsatunya harus mengikuti Diklat tingkat dasar gerakan pemuda Ansor selama tiga hari di Tommo, Kabupaten Mamuju”,ungkapnya jumat 20 September.

Ketua Ansor Pasangkayu, Abdul Hakim mengatakan, pada dasarnya saudara Ikram Ibrahim awalnya memberi pernyataan di Sosial Media (Sosmed) beberapa waktu lalu yang menuliskan kalimat “mengutuk keras gerakan Pemuda Ansor” dan hari ini juga dia menyatakan sikap untuk meminta maaf kepada kami (Ansor-red).

“Setelah melihat itikad baiknya untuk meminta maaf, bahkan dia mau merubah diri dan berkeinginan bergabung jadi kami betul-betul menerima Ikram Ibrahim sebagai anggota pemuda Ansor”,ucapnya.

Lanjut dia, sebenarnya apa yang dilakukan itu bisa jadi karena ketidaktahuan saudara Ikram Ibrahim terhadap gerakan Pemuda ansor, sehingga terbawa karena adanya streaming media dari orang-orang tidak suka (gerakan pemuda ansor-red).

“Jadi, ketidaktahuannya itu maka yang bersangkutan ikut menshare atau ikut membagikan berita – berita yang tidak bertanggung jawab tersebut”,terang Abdul Hakim.(Roy Mustari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here