MAKASSAR, JC — Ratusan mahasiswa Bone melakukan demo di depan kantor Gubernur Sulsel dan mendudukinya, Kamis (2/5). Peringati Hardiknas, mahasiswa jilid 2 itu dalam aksi solidaritasnya meminta pemerintah perhatikan pendidikan di Kabupaten Bone.

Dalam Aksi Solidiritas Mahasiswa Bone itu, pertanyakan Bupati Bone, Andi Fashar Padjalangi, kemana saja, terkait dengan pendidikan masih tinggi angka penganggurannya dan saran prasarana mengajar masih kurang layak.

Kegiatan aksi tersebut, diawali di Fly Over Urip Sumoharjo, dan dilanjutkan ke Kantor Gubernur, pada aksi tersebut terjadi gesekan antara mahasiswa Bone dengan Satpol PP saat peserta menerobos masuk di Kantor Gubernur Sulsel.

Ditengah-tengah aksi unjuk rasa, dalam orasi Kordinator Lapangan (Korlap) Solidaritas Mahasiswa Bone, Muzakkar, menyampaikan bahwa di Hardiknas ini, bukan hanya sebagai siromonial, namun sebaiknya diperuntukkan untuk memperhatikan di dunia pendidikan yang mana sudah tertuang jelas yakni UU 20 Pasal 5 Tahun 2003.

” Jika seiring waktu berjalan dunia pendidikan di Kabupaten Bone, sangatlah memperhatikan. Dimana angka pengangguran ( putus sekolah ) relatif masih tinggi,” ungkapnya

” Sarana maupun prasarana sekolah tingkat SD, SMP, SMA tak didukung fasilitas belajar mengajar yang layak,” terangnya.

Kata dia, harusnya Bupati Bone peka dan tidak menutup mata terhadap segala ketimpangan yang ada dimasa pemerintahannya.

” Apalagi baru-baru ini, di Hari jadi Bone, gubernur sul-sel mengalokasikan anggaran APBD tahun 2019, kepada Bupati Bone senilai 264,67 M. Kemanakah anggaran sebesar itu, jangan sampai masuk di kantong? ,” Bebernya Asmin, dengan nada keras saat orasinya di depan Kantor Gubernur.

Sebelum massa aksi membubarkan diri secara tertib sekaligus penutup aksi jilid 2 oleh solidaritas mahasiswa Bone, Jenderal Lapangan, Andi Ipong membacakan pernyataan sikap tuntutan yaitu :
1. Meminta kepada bapak menteri dalam negeri untuk mengevaluasi kinerja bupati bone selama dua periode.
2. Meminta kepada gubernur sul-sel guna mendesak bupati bone andi fashar padjalangi agar transparansikan anggaran beasiswa untuk mahasiswa bone
3. Mendesak kepada bupati bone agar memperhatikan sarana dan prasana pendidikan SD,SMP,SMA di daerah pelosok kabupaten bone yang jauh dari kata kelanyakan.
4. Kiranya anggota DPRI komisi X mengawasi dan mengawal aspirasi kami.(*)

Editor : Wen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here