Jakarta, JurnalCelebes.co — Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta pihak-pihak yang terlibat pelat merah itu.
Mulai dari manajemen hingga kementerian BUMN.

Seperti dilansir CNN, Budi Karya enggan ikut campur dengan masalah internal di PT Garuda Indonesia ( Persero) Tbk. “Kemenhub sudah mendapatkan laporan keuangan dari Garuda Indonesia. Tapi kami tunggu klarifikasi dan rekomendasi selanjutnya untuk memastikan sustainability perusahaan atau kelangsungan operasi Garuda berjalan dengan baik,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan tidak ingin ikut campur lebih jauh karena surat dari Sekarga dan Asosiasi Pilot Garuda (APG) yang menyatakan rencana mogok kerja tidak ditembuskan ke kementeriannya. Oleh karena itu, ia merasa tidak ada pemberitahuan resmi ke kementeriannya, sehingga tidak perlu mengambil tindakan lebih lanjut.

“Kami tidak pernah mendapatkan surat secara langsung, saya justru dapat dari wartawan, teman saja tentang surat itu. Saya tidak dapat langsung, jadi tidak langsung beri respons,” terang Budi Karya.

Kendati begitu, ia mengaku sempat khawatir rencana mogok itu bisa berdampak negatif kepada sektor penerbangan. Sebab, bila masalah berlarut-larut dan membuat rencana mogok kerja benar-benar terjadi, maka akan mengganggu operasional perusahaan. Apalagi, Garuda Indonesia memegang peranan besar dalam industri penerbangan.

Namun, sejauh ini Budi Karya mengaku yakin bahwa para pegawai Garuda Indonesia tidak akan merealisasikan rencana mogok kerja itu. Sebab, hal tersebut justru semakin merugikan manajemen.

“Selaku regulator, saya minta pilot-pilot itu menahan diri karena demo itu kontraproduktif bagi masyarakat dan mereka sendiri. Masa tempat cari uang, kok didemo?” tutupnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here