JAKARTA | JURNALCELEBES.CO – Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) kembali membahas rencana pemindahan ibu kota RI, Isu ini Sebelumnya santer dibahas, sebelum Pemilu 2019.

Alternatif Pertama yaitu Ibu Kota tetap di Jakarta, akan tetapi dibuat Government District atau distrik khusus untuk pemerintahan.

Alternatif kedua, yakni memindahkan pusat pemerintahan ke daerah yang dekat dengan Jakarta, misalnya di sekitar Jabodetabek.

Alternatif ketiga, yaitu memindahkan ibu kota ke luar Jawa.

Jokowi mengungkapkan tidak akan memilih alternatif 1 dan 2 namun ke luar pulau Jawa.

Nah, alternatif ketiga inilah yang dipilih oleh Jokowi.

“Kalau saya alternatif 1 dan 2 sudah tidak,” kata Jokowi di Kantor Presiden, Senin 29 April 2019.

Menurut dia, kemacetan kronis saat ini cuma di Jakarta. “Kemacetan sudah mulai kita lihat di sejumlah titik. Utamanya jalur pantura,” kata Jokowi.

“Kemudian yang kedua segregasi sosial dan pengelompokan sosial. Di sini kan sudah kelihatan semakin tajam,” kata Jokowi dalam Ratas tersebut.

Jokowi juga mengatakan, banjir besar di setiap musim hujan ekstrem, menjadi ancaman di Jakarta. Tidak hanya bicara sekarang, yang sebelumnya juga menjadi jadi ancaman.

“Tapi di musim kemarau, cadangan air bersih yang tersedia hanya 20 persen dari kebutuhan yang ada,” terang Jokowi.

Untuk itu Jokowi meminta pendapat dari pejabat-pejabat lain termasuk Wapres JK.

“Pak Wapres silakan. Tadi bisik-bisik mengusulkan Mamuju,” terang Jokowi.

JK menegaskan pemindahan Ibu Kota ini merupakan suatu konsep yang jangka panjang.

“Ini pertama jangka panjang, jadi kita merencanakan tentu yang pindah pemerintah yang lain yang pindah. Kedua memang lokasi harus dipelajari juga lebih jauh,” tutur JK.

Sebelumnya, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro juga mengungkapkan, ada tiga alternatif Ibu Kota Baru.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, menyebutkan, JK sebenarnya bukan cuma mengusulkan Mamuju.

Menurut dia, Jusuf Kalla (JK) mengusulkan tiga kota di Sulawesi sebagai alternatif ibu kota negara yang baru. Tiga kota tersebut, yakni Mamuju di Sulawesi Barat, Parepare dan Makassar di Sulawesi Selatan.

Pertimbangannya, tiga kota tersebut tepat berada di tengah-tengah Indonesia yang menjadi salah satu lokasi pemindahan ibu kota.

“Sulawesi dibilang Pak JK, kalau mau di pusatnya itu Mamuju dan Pare-pare. Tapi itu ring of fire. Sulawesi kalau tidak mau ring of fire itu Makassar, tapi tidak di tengah itu,” terang Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, kepada sejumlah awak media di Jakarta. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here